Epicureanism

Epicureanism adalah pandangan atau filsafat kebahagiaan yang berfokus pada pencapaian kesenangan dengan cara meminimalkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Pandangan ini dianut oleh filsuf Yunani kuno, Epicurus, dan dipraktikkan oleh para pengikutnya yang dikenal sebagai kaum Epicurean.

Menurut pandangan Epicurean, kebahagiaan dan kesenangan dapat dicapai melalui tindakan yang bijaksana dan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dasar seperti makanan, minuman, dan tempat tinggal. Namun, pandangan Epicurean tidak hanya memandang kesenangan dalam arti hedonisme yang hanya memperhatikan kesenangan sesaat. Epicurean juga menekankan pentingnya mencapai kesenangan jangka panjang, seperti teman yang baik dan kebebasan dari rasa takut dan kecemasan.

Epicurean juga mempraktikkan konsep ataraxia, yaitu keadaan ketenangan batin dan kebebasan dari rasa takut dan kecemasan. Pandangan ini menekankan pentingnya menjalani hidup yang sederhana dan tenang, dan menghindari ketegangan dan kerumitan yang tidak perlu.

Meskipun pandangan Epicurean memiliki kesamaan dengan hedonisme, namun terdapat perbedaan di dalamnya. Epicurean menekankan bahwa kebahagiaan dapat dicapai melalui penghindaran dari rasa sakit dan ketidaknyamanan, namun bukan hanya dalam bentuk kesenangan fisik semata. Epicurean juga memandang bahwa kebahagiaan dapat dicapai melalui pengembangan dan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan jangka panjang, seperti kebebasan dari rasa takut dan kecemasan.

Dalam kesimpulannya, Epicureanism adalah pandangan atau filsafat kebahagiaan yang menekankan pentingnya mencapai kesenangan dengan cara meminimalkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Pandangan ini juga menekankan pentingnya menjalani hidup yang sederhana dan tenang, serta pengembangan kebutuhan-kebutuhan jangka panjang untuk mencapai kebahagiaan yang lebih tahan lama.

Last modified: Monday, 23 October 2023, 11:31 AM